MADRID - Marc Marquez mengakui dirinya mendapat teror dari orang tak dikenal selama beberapa hari ini. Ia mengaku hal itu justru membuatnya penasaran hingga sempat menelepon balik si pengancamnya.
Menurut Harian El Pais, ancaman diterima Marquez sehari setelah seri balap Valencia usai digelar. Meski sudah diacuhkan, penghinaan dan ancaman terus meneror pembalap Repsol Honda tersebut dan keluarganya.
Sampai akhirnya, pihak keluarga The Baby Alien melakukan penyelidikan di mana Garda Sipil menemukan nomor ponsel Marquez beredar luas di internet. Bahkan ketika ia datang ke Italia guna menghadiri acara Honda, ancaman via telepon masih didapatnya.
Marquez sejatinya tak terpengaruh dengan ancaman tersebut. Dilansir Sport.es, Rabu 918/11/2015), pembalap berusia 22 tahun itu bahkan sempat menelpon balik sang pengancam untuk sekadar tahu apa yang mereka inginkan.
Ia pun sudah membuktikan jika ancaman yang ditakutkan tak terjadi. Ketika berkunjung ke Italia, negara Valentino Rossi yang sedang berseteru dan menjadikannya public enemy, masyarakat justru msnyambutnya dengan ramah dengan meminta foto serta tanda tangannya.
Ancaman yang didapat Marquez banyak dikaitkan karena perseteruannya dengan Rossi yang bermula sejak Grand Prix Malaysia. Rossi yang menjatuhkan Marquez lantas dihukum Race Direction, membuat Marquez dinilai jadi penyebab kegagalan The Doctor keluar sebagai juara dunia MotoGP musim ini.
Belum ada tanggapan untuk "Marc Marquez Mengakui Dirinya Mendapat Teror Dari Orang tak Dikenal"
Posting Komentar